Saham ADRO — Alamtri Resources Indonesia
Ringkasan ADRO
Alamtri Resources Indonesia (kode ADRO) adalah emiten sektor energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp2.510 per lembar — melemah 0,40% dari penutupan sebelumnya di Rp2.490. Satu lot (100 lembar) berarti Rp251.000.
Dalam 52 minggu terakhir ADRO bergerak antara Rp1.600 dan Rp4.300, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (34 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.
Nilai transaksi terakhirnya Rp53,50 miliar sehari — tergolong tebal dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,43×). Likuiditas sebesar ini membuat masuk dan keluar posisi relatif mudah tanpa menggeser harga.
RSI 14 harinya 45,8, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi ADRO skor 0 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka ADRO selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang ADRO
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan ADRO. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 8 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan ADRO. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar ADRO
Berapa harga saham ADRO hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, ADRO berada di Rp2.510 per lembar, turun 0,40% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp251.000. Data diperbarui tiap hari bursa.
ADRO saham apa?
ADRO adalah kode saham Alamtri Resources Indonesia, emiten sektor energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah ADRO termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi ADRO skor 0 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham ADRO?
Pemegang saham pengendali ADRO adalah PT Adaro Strategic (48,77%) dan Garibaldi Thohir (6,86%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 10,850%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan ADRO.
ADRO masuk papan apa di BEI?
ADRO tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia, sejak 16/07/2008.
Saham apa lagi yang satu grup dengan ADRO?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada 8 emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan ADRO: ADMR (85,45%), BFIN (51,12%), AADI (41,10%), TRIM (34,68%), PALM (19,90%), ESSA (15,91%), MDKA (7,46%), WOMF. Penghubungnya antara lain Garibaldi Thohir (PT Wahana Makmur Sejati). Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian ADRO?
Sekitar Rp53,50 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tebal. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Energi
Sebelum membeli ADRO
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.