1 lot saham berapa lembar, dan berapa modal minimalnya
Hitungannya sederhana; yang sering keliru adalah lupa memasukkan biaya transaksi.
Satu lot = 100 lembar
Di Bursa Efek Indonesia, satuan terkecil pembelian saham adalah 1 lot, yang berisi 100 lembar. Anda tidak bisa membeli 37 lembar; yang bisa dibeli adalah kelipatan 100.
Jadi modal untuk satu lot = harga per lembar × 100. Saham seharga Rp1.250 per lembar butuh Rp125.000 untuk satu lot. Saham seharga Rp9.800 butuh Rp980.000.
Biaya yang sering dilupakan
Harga saham bukan satu-satunya yang Anda bayar. Sekuritas mengenakan fee beli dan fee jual, dan fee jual biasanya lebih besar karena sudah termasuk pajak penjualan.
Besarnya berbeda antar sekuritas, umumnya berkisar di angka kecil per transaksi — tetapi karena dikenakan dua kali (saat beli dan saat jual), totalnya adalah biaya pulang-pergi. Angka inilah yang menentukan berapa persen kenaikan minimal yang Anda butuhkan hanya untuk impas.
Contoh cara berpikirnya: bila biaya pulang-pergi Anda sekitar 0,4%, maka posisi yang naik 0,3% sebenarnya masih rugi. Trader harian yang mengabaikan ini bisa menang lebih sering daripada kalah dan tetap kehilangan uang.
Berapa modal awal yang masuk akal
Secara teknis Anda bisa mulai dengan seratus ribu rupiah. Secara praktis, modal yang terlalu kecil membuat biaya minimum transaksi memakan porsi besar, dan membuat diversifikasi mustahil.
Pertanyaan yang lebih tepat bukan "berapa minimalnya" melainkan "berapa yang boleh hilang seluruhnya tanpa mengubah hidup saya". Angka itu berbeda untuk setiap orang, dan ia yang seharusnya menentukan modal awal — bukan sebaliknya.
Menghitung jumlah lot dari batas risiko
Cara profesional membalik urutannya. Alih-alih bertanya "berapa lot yang mampu saya beli", tanyakan "berapa rupiah saya rela rugi kalau salah".
Misalkan batas rugi Anda Rp200.000 per posisi, dan Anda berencana menjual bila harga turun dari Rp1.000 ke Rp950 (rugi Rp50 per lembar). Maka jumlah lembar maksimal = 200.000 ÷ 50 = 4.000 lembar = 40 lot. Modalnya Rp4.000.000, tetapi yang Anda pertaruhkan tetap Rp200.000.
Dengan cara ini, ukuran posisi menyesuaikan jarak stop loss. Saham yang butuh stop loss lebar otomatis mendapat porsi lebih kecil — dan itu memang seharusnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
1 lot saham berapa lembar?
Satu lot saham di Bursa Efek Indonesia berisi 100 lembar. Pembelian hanya bisa dalam kelipatan lot.
Berapa modal minimal untuk membeli saham?
Secara teknis sebesar harga satu lot, yaitu harga per lembar dikali 100. Secara praktis, modal sebaiknya ditentukan dari berapa uang yang boleh hilang seluruhnya tanpa mengganggu keuangan Anda.
Apakah ada biaya selain harga saham?
Ada. Sekuritas mengenakan fee beli dan fee jual, dan fee jual umumnya lebih besar karena termasuk pajak. Keduanya digabung menjadi biaya pulang-pergi yang menentukan berapa kenaikan minimal untuk impas.
Bagaimana menghitung jumlah lot yang tepat?
Bagi batas rugi rupiah Anda dengan selisih harga beli dan stop loss per lembar, lalu bagi 100 untuk mendapat jumlah lot. Dengan cara ini kerugian maksimal tetap terkendali berapa pun harga sahamnya.
Baca juga
Cut loss dan stop loss: kapan, berapa, dan kenapa sulit dilakukan
Aritmetikanya tidak simetris — dan itulah seluruh alasan kenapa batas rugi tidak bisa ditawar.
Membaca sinyal saham: entry, target, dan stop loss
Sinyal tanpa ketiga angka ini bukan sinyal — itu ajakan.
Kamus istilah saham Indonesia
Empat puluh lebih istilah yang paling sering muncul, dijelaskan seperlunya tanpa jargon susulan.
Tulisan ini bersifat informasi dan edukasi pasar modal, bukan saran keuangan maupun ajakan membeli atau menjual efek tertentu. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada Anda.