Saham UNTR — United Tractors
Ringkasan UNTR
United Tractors (kode UNTR) adalah emiten sektor perindustrian yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp25.025 per lembar — menguat 0,91% dari penutupan sebelumnya di Rp24.350. Satu lot (100 lembar) berarti Rp2.502.500.
Dalam 52 minggu terakhir UNTR bergerak antara Rp20.025 dan Rp32.825, sehingga harga sekarang berada di tengah rentang setahunnya (39 dari 100). Harganya di atas sebagian rata-rata bergeraknya dan di bawah sisanya — susunan peralihan, belum satu arah.
Nilai transaksi terakhirnya Rp23,89 miliar sehari — tergolong tebal dan sebanding dengan rata-rata 20 harinya (rasio 0,92×). Likuiditas sebesar ini membuat masuk dan keluar posisi relatif mudah tanpa menggeser harga.
RSI 14 harinya 47,6, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi UNTR skor 0 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka UNTR selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang UNTR
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan UNTR. Emiten ini mencatat 11 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 4 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan UNTR. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar UNTR
Berapa harga saham UNTR hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, UNTR berada di Rp25.025 per lembar, naik 0,91% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp2.502.500. Data diperbarui tiap hari bursa.
UNTR saham apa?
UNTR adalah kode saham United Tractors, emiten sektor perindustrian yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah UNTR termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi UNTR skor 0 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham UNTR?
Pemegang saham pengendali UNTR adalah PT Astra International (59,50%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,030%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan UNTR.
UNTR masuk papan apa di BEI?
UNTR tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia, sejak 19/09/1989.
Saham apa lagi yang satu grup dengan UNTR?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada 4 emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan UNTR: AUTO (80,00%), AALI (79,68%), ASGR (76,87%), HEAL (7,23%). Penghubungnya PT Astra International. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian UNTR?
Sekitar Rp23,89 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tebal. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Perindustrian
Sebelum membeli UNTR
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.