Saham AUTO — Astra Otoparts
Ringkasan AUTO
Astra Otoparts (kode AUTO) adalah emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp3.390 per lembar — melemah 0,59% dari penutupan sebelumnya di Rp3.380. Satu lot (100 lembar) berarti Rp339.000.
Dalam 52 minggu terakhir AUTO bergerak antara Rp1.775 dan Rp3.520, sehingga harga sekarang berada hanya sedikit di bawah puncak setahunnya (93 dari 100). Harganya di atas sebagian rata-rata bergeraknya dan di bawah sisanya — susunan peralihan, belum satu arah.
Nilai transaksi terakhirnya Rp7,54 miliar sehari — tergolong sedang dan sebanding dengan rata-rata 20 harinya (rasio 1,24×). Likuiditas sebesar ini umumnya cukup untuk posisi ritel, tetapi belum tentu nyaman untuk posisi besar.
RSI 14 harinya 58,5, condong ke sisi atas, menandakan kenaikan belakangan ini lebih besar daripada penurunannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi AUTO skor 0 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka AUTO selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang AUTO
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan AUTO. Emiten ini mencatat 14 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 4 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan AUTO. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar AUTO
Berapa harga saham AUTO hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, AUTO berada di Rp3.390 per lembar, turun 0,59% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp339.000. Data diperbarui tiap hari bursa.
AUTO saham apa?
AUTO adalah kode saham Astra Otoparts, emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah AUTO termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi AUTO skor 0 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham AUTO?
Pemegang saham pengendali AUTO adalah PT ASTRA INTERNATIO (80,00%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,000%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan AUTO.
AUTO masuk papan apa di BEI?
AUTO tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia, sejak 15/06/1998.
Saham apa lagi yang satu grup dengan AUTO?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada 4 emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan AUTO: AALI (79,68%), ASGR (76,87%), UNTR (59,50%), HEAL (7,23%). Penghubungnya PT Astra International. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian AUTO?
Sekitar Rp7,54 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sedang. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Non-Primer
Sebelum membeli AUTO
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.