Saham TIRA — Tira Austenite
Ringkasan TIRA
Tira Austenite (kode TIRA) adalah emiten sektor perindustrian yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp306 per lembar — melemah 0,65% dari penutupan sebelumnya di Rp306. Satu lot (100 lembar) berarti Rp30.600.
Dalam 52 minggu terakhir TIRA bergerak antara Rp286 dan Rp2.380, sehingga harga sekarang berada dekat titik terendah setahunnya (1 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,20 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan sebanding dengan rata-rata 20 harinya (rasio 1,26×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 25,3, berada di wilayah yang biasa disebut oversold — artinya harganya baru saja turun cepat, bukan berarti murah. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi TIRA skor 39 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Setelah rontok". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka TIRA selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang TIRA
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan TIRA. Emiten ini mencatat 3 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan TIRA. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar TIRA
Berapa harga saham TIRA hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, TIRA berada di Rp306 per lembar, turun 0,65% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp30.600. Data diperbarui tiap hari bursa.
TIRA saham apa?
TIRA adalah kode saham Tira Austenite, emiten sektor perindustrian yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah TIRA termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi TIRA skor 39 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham TIRA?
Pemegang saham pengendali TIRA adalah PT Widjajatunggal (48,03%). Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan TIRA.
TIRA masuk papan apa di BEI?
TIRA tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 27/07/1993.
Saham apa lagi yang satu grup dengan TIRA?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan TIRA: TGKA (25,35%). Penghubungnya antara lain PT Widjajatunggal. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian TIRA?
Sekitar Rp0,20 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Perindustrian
Sebelum membeli TIRA
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.