Saham INPC — Bank Artha Graha Internasional
Ringkasan INPC
Bank Artha Graha Internasional (kode INPC) adalah emiten sektor keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp148 per lembar — melemah 1,33% dari penutupan sebelumnya di Rp143. Satu lot (100 lembar) berarti Rp14.800.
Dalam 52 minggu terakhir INPC bergerak antara Rp63 dan Rp448, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (22 dari 100). Harganya berselang-seling di sekitar rata-rata bergeraknya.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,72 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di atas rata-rata 20 harinya (rasio 2,52×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 50,9, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi INPC skor 19 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka INPC selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang INPC
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan INPC. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan INPC. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar INPC
Berapa harga saham INPC hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, INPC berada di Rp148 per lembar, turun 1,33% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp14.800. Data diperbarui tiap hari bursa.
INPC saham apa?
INPC adalah kode saham Bank Artha Graha Internasional, emiten sektor keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah INPC termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi INPC skor 19 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham INPC?
Pemegang saham pengendali INPC adalah SUGIANTO KUSUMA (2,23%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 2,260%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan INPC.
INPC masuk papan apa di BEI?
INPC tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia, sejak 23/08/1990.
Saham apa lagi yang satu grup dengan INPC?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan INPC: ECII (23,15%). Penghubungnya antara lain Artha Graha Network. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian INPC?
Sekitar Rp0,72 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Keuangan
Sebelum membeli INPC
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.