Saham ECII — Electronic City Indonesia
Ringkasan ECII
Electronic City Indonesia (kode ECII) adalah emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp158 per lembar — menguat 1,28% dari penutupan sebelumnya di Rp154. Satu lot (100 lembar) berarti Rp15.800.
Dalam 52 minggu terakhir ECII bergerak antara Rp107 dan Rp444, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (15 dari 100). Harganya berselang-seling di sekitar rata-rata bergeraknya.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,16 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,35×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 48,4, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi ECII skor 27 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka ECII selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang ECII
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan ECII. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan ECII. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar ECII
Berapa harga saham ECII hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, ECII berada di Rp158 per lembar, naik 1,28% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp15.800. Data diperbarui tiap hari bursa.
ECII saham apa?
ECII adalah kode saham Electronic City Indonesia, emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah ECII termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi ECII skor 27 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham ECII?
Pemegang saham pengendali ECII adalah PT Graha Surya Kirana (25,57%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,000%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan ECII.
ECII masuk papan apa di BEI?
ECII tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 03/07/2013.
Saham apa lagi yang satu grup dengan ECII?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan ECII: INPC (5,61%). Penghubungnya antara lain Artha Graha Network. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian ECII?
Sekitar Rp0,16 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Non-Primer
Sebelum membeli ECII
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.