Saham ULTJ — Ultrajaya Milk Industry & Trading Company
Ringkasan ULTJ
Ultrajaya Milk Industry & Trading Company (kode ULTJ) adalah emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp2.090 per lembar — tidak berubah dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) berarti Rp209.000.
Dalam 52 minggu terakhir ULTJ bergerak antara Rp1.210 dan Rp2.190, sehingga harga sekarang berada hanya sedikit di bawah puncak setahunnya (90 dari 100). Harganya di atas sebagian rata-rata bergeraknya dan di bawah sisanya — susunan peralihan, belum satu arah.
Nilai transaksi terakhirnya Rp10,03 miliar sehari — tergolong sedang dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,42×). Likuiditas sebesar ini umumnya cukup untuk posisi ritel, tetapi belum tentu nyaman untuk posisi besar.
RSI 14 harinya 68,7, condong ke sisi atas, menandakan kenaikan belakangan ini lebih besar daripada penurunannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi ULTJ skor 12 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Akumulasi sepi". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka ULTJ selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang ULTJ
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan ULTJ. Emiten ini mencatat 6 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan ULTJ. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar ULTJ
Berapa harga saham ULTJ hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, ULTJ berada di Rp2.090 per lembar, naik 0,00% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp209.000. Data diperbarui tiap hari bursa.
ULTJ saham apa?
ULTJ adalah kode saham Ultrajaya Milk Industry & Trading Company, emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah ULTJ termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi ULTJ skor 12 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham ULTJ?
Pemegang saham pengendali ULTJ adalah PT PRAWIRAWID (23,78%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 58,300%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan ULTJ.
ULTJ masuk papan apa di BEI?
ULTJ tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia, sejak 02/07/1990.
Saham apa lagi yang satu grup dengan ULTJ?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan ULTJ: CAMP (83,94%). Penghubungnya antara lain SABANA PRAWIRA WIDJAJA. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian ULTJ?
Sekitar Rp10,03 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sedang. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Primer
Sebelum membeli ULTJ
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.