Saham SRSN — Indo Acidatama
Ringkasan SRSN
Indo Acidatama (kode SRSN) adalah emiten sektor barang baku yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp127 per lembar — melemah 1,55% dari penutupan sebelumnya di Rp122. Satu lot (100 lembar) berarti Rp12.700.
Dalam 52 minggu terakhir SRSN bergerak antara Rp50 dan Rp150, sehingga harga sekarang berada di paruh atas rentang setahunnya (77 dari 100). Harganya di bawah sebagian besar rata-rata bergeraknya, dengan satu rata-rata masih tertembus ke atas.
Nilai transaksi terakhirnya Rp8,82 miliar sehari — tergolong sedang dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,45×). Likuiditas sebesar ini umumnya cukup untuk posisi ritel, tetapi belum tentu nyaman untuk posisi besar.
RSI 14 harinya 55,3, condong ke sisi atas, menandakan kenaikan belakangan ini lebih besar daripada penurunannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi SRSN skor 27 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka SRSN selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang SRSN
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan SRSN. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan SRSN. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar SRSN
Berapa harga saham SRSN hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, SRSN berada di Rp127 per lembar, turun 1,55% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp12.700. Data diperbarui tiap hari bursa.
SRSN saham apa?
SRSN adalah kode saham Indo Acidatama, emiten sektor barang baku yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah SRSN termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi SRSN skor 27 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham SRSN?
Pemegang saham pengendali SRSN adalah BUDHI MOELJONO (10,50%) dan BUDHI SANTOSO (9,90%) dan BUDHI HARTONO (9,90%) dan BIANTORO SETIJO (0,00%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 33,060%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan SRSN.
SRSN masuk papan apa di BEI?
SRSN tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 11/01/1993.
Saham apa lagi yang satu grup dengan SRSN?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan SRSN: PBRX. Penghubungnya Ludijanto Setijo. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian SRSN?
Sekitar Rp8,82 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sedang. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Barang Baku
Sebelum membeli SRSN
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.