Saham PAMG — Bima Sakti Pertiwi
Ringkasan PAMG
Bima Sakti Pertiwi (kode PAMG) adalah emiten sektor properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp50 per lembar — melemah 1,96% dari penutupan sebelumnya di Rp51. Satu lot (100 lembar) berarti Rp5.000.
Dalam 52 minggu terakhir PAMG bergerak antara Rp38 dan Rp117, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (15 dari 100). Harganya berselang-seling di sekitar rata-rata bergeraknya.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,21 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,14×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 51,0, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi PAMG skor 19 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Tenang". Emiten ini juga menunjukkan ciri likuiditas semu. Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka PAMG selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang PAMG
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan PAMG. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan PAMG. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar PAMG
Berapa harga saham PAMG hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, PAMG berada di Rp50 per lembar, turun 1,96% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp5.000. Data diperbarui tiap hari bursa.
PAMG saham apa?
PAMG adalah kode saham Bima Sakti Pertiwi, emiten sektor properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah PAMG termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi PAMG skor 19 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham PAMG?
Pemegang saham pengendali PAMG adalah Christopher Sumasto Tjia (68,24%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 68,240%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan PAMG.
PAMG masuk papan apa di BEI?
PAMG tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 05/07/2019.
Saham apa lagi yang satu grup dengan PAMG?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan PAMG: BSBK (39,85%). Penghubungnya CHRISTOPHER SUMASTO TJIA. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian PAMG?
Sekitar Rp0,21 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Properti
Sebelum membeli PAMG
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.