Saham NRCA — Nusa Raya Cipta
Ringkasan NRCA
Nusa Raya Cipta (kode NRCA) adalah emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp555 per lembar — menguat 6,73% dari penutupan sebelumnya di Rp515. Satu lot (100 lembar) berarti Rp55.500.
Dalam 52 minggu terakhir NRCA bergerak antara Rp278 dan Rp2.160, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (15 dari 100). Harganya berada di atas rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren naik.
Nilai transaksi terakhirnya Rp1,76 miliar sehari — tergolong tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,33×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 43,3, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi NRCA skor 13 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka NRCA selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang NRCA
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan NRCA. Emiten ini mencatat 1 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 2 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan NRCA. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar NRCA
Berapa harga saham NRCA hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, NRCA berada di Rp555 per lembar, naik 6,73% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp55.500. Data diperbarui tiap hari bursa.
NRCA saham apa?
NRCA adalah kode saham Nusa Raya Cipta, emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah NRCA termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi NRCA skor 13 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham NRCA?
Pemegang saham pengendali NRCA adalah PT Surya Semesta (63,94%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 8,870%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan NRCA.
NRCA masuk papan apa di BEI?
NRCA tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 27/06/2013.
Saham apa lagi yang satu grup dengan NRCA?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada 2 emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan NRCA: MPMX (57,67%), AGII (10,00%). Penghubungnya PT Saratoga Investama. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian NRCA?
Sekitar Rp1,76 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Infrastruktur
Sebelum membeli NRCA
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.