NerfstockIDX STOCK INTELLIGENCE
MasukDaftar

Saham CENT — Centratama Telekomunikasi Indonesia

InfrastrukturRadar Cermati · 33Likuiditas tipis
Rp89-1,1%per lembar · 1 lot = Rp8.900

Ringkasan CENT

Centratama Telekomunikasi Indonesia (kode CENT) adalah emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp89 per lembar — melemah 1,11% dari penutupan sebelumnya di Rp88. Satu lot (100 lembar) berarti Rp8.900.

Dalam 52 minggu terakhir CENT bergerak antara Rp36 dan Rp200, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (32 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.

Nilai transaksi terakhirnya Rp1,12 miliar sehari — tergolong tipis dan di atas rata-rata 20 harinya (rasio 2,32×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.

RSI 14 harinya 42,4, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.

Radar Gorengan Nerfstock memberi CENT skor 33 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.

Angka CENT selengkapnya

Harga terakhirRp89
Perubahan-1,1%
Tertinggi 52 mingguRp200
Terendah 52 mingguRp36
Posisi dalam rentang32/100
RSI 1442,4
Nilai transaksiRp1,12 M
Rasio volume2,32×
MA 5Rp92
MA 20Rp97
MA 60Rp94
Skor Radar Gorengan33/100

Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.

Siapa di belakang CENT

Pemilik pengendaliEP ID Holdings Pte. · 92,17%
Papan pencatatanPemantauan Khusus
Sub sektorTelekomunikasi
IndustriJasa Telekomunikasi Nirkabel
Direktur utamaJacopo Rigamonti
Komisaris utamaIr. Ronald Waas
Saham dipegang pengurus—
Tercatat sejak01/11/2001

Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan CENT. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.

Pertanyaan seputar CENT

Berapa harga saham CENT hari ini?

Pada pembaruan data terakhir, CENT berada di Rp89 per lembar, turun 1,11% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp8.900. Data diperbarui tiap hari bursa.

CENT saham apa?

CENT adalah kode saham Centratama Telekomunikasi Indonesia, emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Apakah CENT termasuk saham gorengan?

Radar Gorengan Nerfstock memberi CENT skor 33 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.

Siapa pemilik saham CENT?

Pemegang saham pengendali CENT adalah EP ID Holdings Pte. (92,17%). Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan CENT.

CENT masuk papan apa di BEI?

CENT tercatat di Papan Pemantauan Khusus — papan tempat BEI menaruh emiten yang memenuhi kriteria tertentu untuk diawasi lebih ketat, misalnya harga sangat rendah, likuiditas tipis, atau kondisi keuangan tertentu. Perdagangan di papan ini punya aturan tambahan, termasuk mekanisme full call auction pada sebagian emitennya.

Berapa nilai transaksi harian CENT?

Sekitar Rp1,12 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.

Emiten lain di sektor Infrastruktur

Sebelum membeli CENT

Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.

Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.