Saham GRPM — Graha Prima Mentari
Ringkasan GRPM
Graha Prima Mentari (kode GRPM) adalah emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp146 per lembar — menguat 8,15% dari penutupan sebelumnya di Rp132. Satu lot (100 lembar) berarti Rp14.600.
Dalam 52 minggu terakhir GRPM bergerak antara Rp42 dan Rp525, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (22 dari 100). Harganya di atas sebagian rata-rata bergeraknya dan di bawah sisanya — susunan peralihan, belum satu arah.
Nilai transaksi terakhirnya Rp1,14 miliar sehari — tergolong tipis dan sebanding dengan rata-rata 20 harinya (rasio 1,04×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 41,6, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi GRPM skor 27 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Setelah rontok". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka GRPM selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang GRPM
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan GRPM. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan GRPM. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar GRPM
Berapa harga saham GRPM hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, GRPM berada di Rp146 per lembar, naik 8,15% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp14.600. Data diperbarui tiap hari bursa.
GRPM saham apa?
GRPM adalah kode saham Graha Prima Mentari, emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah GRPM termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi GRPM skor 27 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham GRPM?
Pemegang saham pengendali GRPM adalah PRIMA MULTI USAHA (69,47%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 9,170%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan GRPM.
GRPM masuk papan apa di BEI?
GRPM tercatat di Papan Akselerasi Bursa Efek Indonesia, sejak 10/07/2023.
Saham apa lagi yang satu grup dengan GRPM?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan GRPM: PMUI (24,08%). Penghubungnya AGUS SUSANTO. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian GRPM?
Sekitar Rp1,14 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Primer
Sebelum membeli GRPM
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.