NerfstockIDX STOCK INTELLIGENCE
MasukDaftar

Saham GIAA — Garuda Indonesia (Persero)

TransportasiRadar Wajar · 18Likuiditas sangat tipis
Rp490,0%per lembar · 1 lot = Rp4.900

Ringkasan GIAA

Garuda Indonesia (Persero) (kode GIAA) adalah emiten sektor transportasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp49 per lembar — tidak berubah dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) berarti Rp4.900.

Dalam 52 minggu terakhir GIAA bergerak antara Rp31 dan Rp126, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (19 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.

Nilai transaksi terakhirnya Rp0,55 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,25×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.

RSI 14 harinya 33,6, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.

Radar Gorengan Nerfstock memberi GIAA skor 18 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Setelah rontok". Emiten ini juga menunjukkan ciri likuiditas semu. Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.

Angka GIAA selengkapnya

Harga terakhirRp49
Perubahan0,0%
Tertinggi 52 mingguRp126
Terendah 52 mingguRp31
Posisi dalam rentang19/100
RSI 1433,6
Nilai transaksiRp0,55 M
Rasio volume0,25×
MA 5Rp51
MA 20Rp56
MA 60Rp61
Skor Radar Gorengan18/100

Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.

Siapa di belakang GIAA

Pemilik pengendaliPT Danantara Asset · 91,11% (terbesar, tanpa label pengendali)
Papan pencatatanPemantauan Khusus
Sub sektorTransportasi
IndustriMaskapai Penerbangan
Direktur utamaGlenny H. Kairupan
Komisaris utamaFajar Prasetyo
Saham dipegang pengurus0,002%
Tercatat sejak11/02/2011

Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan GIAA. Emiten ini mencatat 19 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.

Satu tangan dengan emiten lain

Ada setidaknya sepuluh emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan GIAA. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.

PT Danantara Asset ManagementWIKA · 90,11%
PT Danantara Asset ManagementKRAS · 79,20%
PT Danantara Asset ManagementWSKT · 74,60%
PT Danantara Asset ManagementJSMR · 69,30%
PT Danantara Asset ManagementADHI · 63,69%
PT Danantara Asset ManagementBBNI · 59,40%
PT Danantara Asset ManagementBBTN · 59,40%
PT Danantara Asset ManagementBBRI · 52,66%
PT Danantara Asset ManagementTLKM · 51,57%
PT Danantara Asset ManagementBMRI · 51,48%

Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.

Pertanyaan seputar GIAA

Berapa harga saham GIAA hari ini?

Pada pembaruan data terakhir, GIAA berada di Rp49 per lembar, naik 0,00% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp4.900. Data diperbarui tiap hari bursa.

GIAA saham apa?

GIAA adalah kode saham Garuda Indonesia (Persero), emiten sektor transportasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Apakah GIAA termasuk saham gorengan?

Radar Gorengan Nerfstock memberi GIAA skor 18 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.

Siapa pemilik saham GIAA?

GIAA tidak melaporkan pemegang saham berlabel pengendali. Pemegang saham terbesarnya adalah PT Danantara Asset dengan 91,11%, menurut laporan bulanan emiten.

GIAA masuk papan apa di BEI?

GIAA tercatat di Papan Pemantauan Khusus — papan tempat BEI menaruh emiten yang memenuhi kriteria tertentu untuk diawasi lebih ketat, misalnya harga sangat rendah, likuiditas tipis, atau kondisi keuangan tertentu. Perdagangan di papan ini punya aturan tambahan, termasuk mekanisme full call auction pada sebagian emitennya.

Saham apa lagi yang satu grup dengan GIAA?

Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada setidaknya sepuluh emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan GIAA: WIKA (90,11%), KRAS (79,20%), WSKT (74,60%), JSMR (69,30%), ADHI (63,69%), BBNI (59,40%), BBTN (59,40%), BBRI (52,66%), TLKM (51,57%), BMRI (51,48%). Penghubungnya PT Danantara Asset Management. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.

Berapa nilai transaksi harian GIAA?

Sekitar Rp0,55 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.

Emiten lain di sektor Transportasi

Sebelum membeli GIAA

Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.

Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.