NerfstockIDX STOCK INTELLIGENCE
MasukDaftar

Saham BTEK — Bumi Teknokultura Unggul

Konsumer PrimerRadar Cermati · 27Likuiditas tipis
Rp130,0%per lembar · 1 lot = Rp1.300

Ringkasan BTEK

Bumi Teknokultura Unggul (kode BTEK) adalah emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp13 per lembar — tidak berubah dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) berarti Rp1.300.

Dalam 52 minggu terakhir BTEK bergerak antara Rp2 dan Rp42, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (28 dari 100). Harganya di atas sebagian rata-rata bergeraknya dan di bawah sisanya — susunan peralihan, belum satu arah.

Nilai transaksi terakhirnya Rp2,46 miliar sehari — tergolong tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,53×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.

RSI 14 harinya 53,8, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.

Radar Gorengan Nerfstock memberi BTEK skor 27 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.

Angka BTEK selengkapnya

Harga terakhirRp13
Perubahan0,0%
Tertinggi 52 mingguRp42
Terendah 52 mingguRp2
Posisi dalam rentang28/100
RSI 1453,8
Nilai transaksiRp2,46 M
Rasio volume0,53×
MA 5Rp13
MA 20Rp12
MA 60Rp11
Skor Radar Gorengan27/100

Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.

Siapa di belakang BTEK

Pemilik pengendaliGOLDEN HARVEST · 41,59%
Papan pencatatanPemantauan Khusus
Sub sektorMakanan & Minuman
IndustriProduk Makanan Pertanian
Direktur utamaDhanny Cahyadi
Komisaris utamaAnne Patricia Sutanto
Saham dipegang pengurus0,000%
Tercatat sejak14/05/2004

Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan BTEK. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.

Pertanyaan seputar BTEK

Berapa harga saham BTEK hari ini?

Pada pembaruan data terakhir, BTEK berada di Rp13 per lembar, naik 0,00% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp1.300. Data diperbarui tiap hari bursa.

BTEK saham apa?

BTEK adalah kode saham Bumi Teknokultura Unggul, emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Apakah BTEK termasuk saham gorengan?

Radar Gorengan Nerfstock memberi BTEK skor 27 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.

Siapa pemilik saham BTEK?

Pemegang saham pengendali BTEK adalah GOLDEN HARVEST (41,59%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,000%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan BTEK.

BTEK masuk papan apa di BEI?

BTEK tercatat di Papan Pemantauan Khusus — papan tempat BEI menaruh emiten yang memenuhi kriteria tertentu untuk diawasi lebih ketat, misalnya harga sangat rendah, likuiditas tipis, atau kondisi keuangan tertentu. Perdagangan di papan ini punya aturan tambahan, termasuk mekanisme full call auction pada sebagian emitennya.

Berapa nilai transaksi harian BTEK?

Sekitar Rp2,46 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.

Emiten lain di sektor Konsumer Primer

Sebelum membeli BTEK

Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.

Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.