Saham BRAM — Indo Kordsa
Ringkasan BRAM
Indo Kordsa (kode BRAM) adalah emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp4.660 per lembar — menguat 1,08% dari penutupan sebelumnya di Rp4.610. Satu lot (100 lembar) berarti Rp466.000.
Dalam 52 minggu terakhir BRAM bergerak antara Rp3.880 dan Rp7.250, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (23 dari 100). Harganya berada di atas rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren naik.
RSI 14 harinya 52,7, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi BRAM skor 12 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Akumulasi sepi". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka BRAM selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang BRAM
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan BRAM. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan BRAM. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar BRAM
Berapa harga saham BRAM hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, BRAM berada di Rp4.660 per lembar, naik 1,08% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp466.000. Data diperbarui tiap hari bursa.
BRAM saham apa?
BRAM adalah kode saham Indo Kordsa, emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah BRAM termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi BRAM skor 12 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham BRAM?
Pemegang saham pengendali BRAM adalah KORDSA TEKNIK (61,59%). Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan BRAM.
BRAM masuk papan apa di BEI?
BRAM tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 05/09/1990.
Saham apa lagi yang satu grup dengan BRAM?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan BRAM: CMNP (5,80%). Penghubungnya antara lain ENDANG LESTARI. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian BRAM?
Sekitar Rp0,00 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Non-Primer
Sebelum membeli BRAM
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.