NerfstockIDX STOCK INTELLIGENCE
MasukDaftar

Saham ARTA — Arthavest

Konsumer Non-PrimerRadar Cermati · 33Likuiditas sangat tipis
Rp2.680+24,7%per lembar · 1 lot = Rp268.000

Ringkasan ARTA

Arthavest (kode ARTA) adalah emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp2.680 per lembar — menguat 24,65% dari penutupan sebelumnya di Rp1.720. Satu lot (100 lembar) berarti Rp268.000.

Dalam 52 minggu terakhir ARTA bergerak antara Rp1.670 dan Rp4.770, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (33 dari 100). Harganya berada di atas rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren naik.

Nilai transaksi terakhirnya Rp0,19 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di atas rata-rata 20 harinya (rasio 1,84×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.

RSI 14 harinya 55,7, condong ke sisi atas, menandakan kenaikan belakangan ini lebih besar daripada penurunannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.

Radar Gorengan Nerfstock memberi ARTA skor 33 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.

Angka ARTA selengkapnya

Harga terakhirRp2.680
Perubahan+24,7%
Tertinggi 52 mingguRp4.770
Terendah 52 mingguRp1.670
Posisi dalam rentang33/100
RSI 1455,7
Nilai transaksiRp0,19 M
Rasio volume1,84×
MA 5Rp1.834
MA 20Rp1.992
MA 60Rp2.249
Skor Radar Gorengan33/100

Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.

Siapa di belakang ARTA

Pemilik pengendaliLUCAS, SH. CN · 82,13%
Papan pencatatanPemantauan Khusus
Sub sektorJasa Konsumen
IndustriPariwisata & Rekreasi
Direktur utamaDahnu Teguh Adrianto
Komisaris utamaHenry F. Jusuf, MA
Saham dipegang pengurus—
Tercatat sejak05/11/2002

Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan ARTA. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.

Pertanyaan seputar ARTA

Berapa harga saham ARTA hari ini?

Pada pembaruan data terakhir, ARTA berada di Rp2.680 per lembar, naik 24,65% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp268.000. Data diperbarui tiap hari bursa.

ARTA saham apa?

ARTA adalah kode saham Arthavest, emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Apakah ARTA termasuk saham gorengan?

Radar Gorengan Nerfstock memberi ARTA skor 33 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.

Siapa pemilik saham ARTA?

Pemegang saham pengendali ARTA adalah LUCAS, SH. CN (82,13%). Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan ARTA.

ARTA masuk papan apa di BEI?

ARTA tercatat di Papan Pemantauan Khusus — papan tempat BEI menaruh emiten yang memenuhi kriteria tertentu untuk diawasi lebih ketat, misalnya harga sangat rendah, likuiditas tipis, atau kondisi keuangan tertentu. Perdagangan di papan ini punya aturan tambahan, termasuk mekanisme full call auction pada sebagian emitennya.

Berapa nilai transaksi harian ARTA?

Sekitar Rp0,19 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.

Emiten lain di sektor Konsumer Non-Primer

Sebelum membeli ARTA

Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.

Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.