Saham BELI — Global Digital Niaga
Ringkasan BELI
Global Digital Niaga (kode BELI) adalah emiten sektor teknologi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp310 per lembar — menguat 9,93% dari penutupan sebelumnya di Rp284. Satu lot (100 lembar) berarti Rp31.000.
Dalam 52 minggu terakhir BELI bergerak antara Rp248 dan Rp560, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (20 dari 100). Harganya berada di atas rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren naik.
Nilai transaksi terakhirnya Rp1,94 miliar sehari — tergolong tipis dan sebanding dengan rata-rata 20 harinya (rasio 0,93×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 50,8, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi BELI skor 26 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka BELI selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang BELI
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan BELI. Emiten ini mencatat 11 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 2 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan BELI. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar BELI
Berapa harga saham BELI hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, BELI berada di Rp310 per lembar, naik 9,93% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp31.000. Data diperbarui tiap hari bursa.
BELI saham apa?
BELI adalah kode saham Global Digital Niaga, emiten sektor teknologi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah BELI termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi BELI skor 26 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham BELI?
Pemegang saham pengendali BELI adalah PT Global Investama (75,80%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,396%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan BELI.
BELI masuk papan apa di BEI?
BELI tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 08/11/2022.
Saham apa lagi yang satu grup dengan BELI?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada 2 emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan BELI: BBCA, RANC. Penghubungnya antara lain Bambang Hartono. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian BELI?
Sekitar Rp1,94 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Teknologi
Sebelum membeli BELI
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.