Saham BEEF — Estika Tata Tiara
Ringkasan BEEF
Estika Tata Tiara (kode BEEF) adalah emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp422 per lembar — menguat 0,48% dari penutupan sebelumnya di Rp422. Satu lot (100 lembar) berarti Rp42.200.
Dalam 52 minggu terakhir BEEF bergerak antara Rp107 dan Rp920, sehingga harga sekarang berada di tengah rentang setahunnya (39 dari 100). Harganya di bawah sebagian besar rata-rata bergeraknya, dengan satu rata-rata masih tertembus ke atas.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,51 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,55×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 48,5, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi BEEF skor 14 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka BEEF selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang BEEF
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan BEEF. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan BEEF. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar BEEF
Berapa harga saham BEEF hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, BEEF berada di Rp422 per lembar, naik 0,48% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp42.200. Data diperbarui tiap hari bursa.
BEEF saham apa?
BEEF adalah kode saham Estika Tata Tiara, emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah BEEF termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi BEEF skor 14 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham BEEF?
Pemegang saham pengendali BEEF adalah Asia Agri International (70,60%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,000%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan BEEF.
BEEF masuk papan apa di BEI?
BEEF tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 10/01/2019.
Saham apa lagi yang satu grup dengan BEEF?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan BEEF: LUCY (25,32%). Penghubungnya DIMAS WIBOWO. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian BEEF?
Sekitar Rp0,51 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Primer
Sebelum membeli BEEF
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.