Saham ACST — Acset Indonusa
Ringkasan ACST
Acset Indonusa (kode ACST) adalah emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp77 per lembar — menguat 1,32% dari penutupan sebelumnya di Rp76. Satu lot (100 lembar) berarti Rp7.700.
Dalam 52 minggu terakhir ACST bergerak antara Rp64 dan Rp204, sehingga harga sekarang berada dekat titik terendah setahunnya (9 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,03 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,18×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 35,8, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi ACST skor 18 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Setelah rontok". Emiten ini juga menunjukkan ciri likuiditas semu. Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka ACST selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang ACST
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan ACST. Emiten ini mencatat 7 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Pertanyaan seputar ACST
Berapa harga saham ACST hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, ACST berada di Rp77 per lembar, naik 1,32% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp7.700. Data diperbarui tiap hari bursa.
ACST saham apa?
ACST adalah kode saham Acset Indonusa, emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah ACST termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi ACST skor 18 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham ACST?
Pemegang saham pengendali ACST adalah PT Karya Supra Perkasa (91,17%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,000%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan ACST.
ACST masuk papan apa di BEI?
ACST tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 24/06/2013.
Berapa nilai transaksi harian ACST?
Sekitar Rp0,03 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Infrastruktur
Sebelum membeli ACST
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.