NerfstockIDX SIGNAL INTELLIGENCE
MasukDaftar
Jalur Pemula · 1/6

Cara membeli saham pertama Anda, langkah demi langkah

Membuka rekening itu mudah dan gratis. Yang butuh dipelajari adalah semua hal sesudahnya — dan itu yang dijelaskan di sini.

7 menit baca · diperbarui berkala · gratis, tanpa akun

Yang Anda butuhkan: sekuritas, bukan bursa

Anda tidak membeli saham langsung ke Bursa Efek Indonesia. Anda membeli lewat perusahaan sekuritas — perantara resmi yang terdaftar dan diawasi OJK. Semua transaksi Anda berjalan melalui aplikasinya, dan sahamnya tercatat atas nama Anda di KSEI, bukan di sekuritasnya.

Itu detail yang penting: kalau sekuritasnya tutup, saham Anda tidak ikut hilang — ia tersimpan terpisah di lembaga penyimpanan. Yang perlu Anda periksa sebelum memilih: terdaftar di OJK, biayanya jelas, dan aplikasinya bisa Anda pakai dengan nyaman.

Dua rekening yang dibuka sekaligus

Mendaftar di sekuritas akan membuka dua hal: rekening efek (tempat saham Anda tercatat) dan RDN — Rekening Dana Nasabah (rekening bank atas nama Anda, khusus untuk jual-beli saham). Uang mengendap di RDN, bukan di kantong sekuritas.

Prosesnya sekarang hampir seluruhnya daring: KTP, NPWP bila ada, isi formulir, tanda tangan digital, tunggu verifikasi. Umumnya selesai dalam satu sampai beberapa hari kerja, dan gratis.

Lot, harga, dan uang minimalnya

Saham dibeli per lot — satu lot berisi 100 lembar. Kalau harga sahamnya Rp500, satu lot berarti Rp50.000. Artinya masuk ke pasar saham bisa dimulai dengan uang di bawah seratus ribu rupiah — jauh lebih kecil daripada anggapan umum.

Tapi bisa mulai kecil bukan berarti harus buru-buru. Uang yang Anda pakai belajar sebaiknya uang yang kalau hilang seluruhnya, hidup Anda tidak berubah. Di awal, anggap uang itu biaya kursus.

Jam bursa dan cara order bekerja

Bursa buka Senin sampai Jumat dalam dua sesi: sesi pertama mulai 09.00 WIB, jeda siang, lalu sesi kedua sampai menjelang pukul 16.00. Di luar jam itu Anda tetap bisa memasang order — ia mengantre sampai bursa buka.

Saat membeli, Anda menentukan harga dan jumlah lot — bukan sekadar menekan tombol beli. Order Anda cocok dengan penjual di harga itu, atau mengantre sampai ada yang mau. Harga yang Anda lihat di layar adalah transaksi yang terakhir terjadi, bukan jaminan harga yang akan Anda dapat.

Biaya yang jarang disebut brosur

Setiap transaksi kena biaya broker — umumnya sekitar 0,15% saat beli dan 0,25% saat jual (sudah termasuk PPh final 0,1% atas penjualan). Kelihatannya kecil, tapi artinya begini: beli lalu jual di harga yang sama = rugi sekitar 0,4%.

Karena itu strategi yang untung tipis-tipis berkali-kali sering kalah oleh biayanya sendiri. Seluruh angka rekam jejak Nerfstock dihitung setelah dipotong biaya 0,4% pulang-pergi — karena angka sebelum biaya adalah angka yang tidak pernah benar-benar Anda terima.

Kesalahan hari-hari pertama yang paling umum

Membeli karena kata orang — bukan karena rencana sendiri. Memakai seluruh uang di percobaan pertama. Membeli saham yang sedang ramai dibicarakan justru setelah harganya terbang. Dan yang paling mahal: tidak menentukan kapan akan keluar, baik saat untung maupun saat rugi.

Satu kebiasaan yang membedakan orang yang bertahan: sebelum menekan beli, tuliskan di mana Anda akan jual kalau benar, dan di mana Anda akan keluar kalau salah. Kalau dua angka itu belum ada, uangnya belum siap masuk.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa modal minimal untuk beli saham?

Satu lot (100 lembar) dari saham termurah bisa di bawah Rp100.000. Modal minimal secara praktis ditentukan harga saham yang Anda pilih dikali 100 lembar, ditambah biaya transaksi.

Apakah uang saya aman di sekuritas?

Saham tercatat atas nama Anda di KSEI dan uang tunai berada di RDN atas nama Anda. Kalau sekuritas bermasalah, aset itu tidak ikut menjadi milik sekuritas. Pastikan sekuritasnya terdaftar dan diawasi OJK.

Kapan jam perdagangan bursa Indonesia?

Senin–Jumat dalam dua sesi: sesi pertama mulai 09.00 WIB dan sesi kedua berakhir menjelang 16.00 WIB, dengan jeda siang. Order bisa dipasang di luar jam bursa dan akan mengantre.

Kenapa harga beli saya beda dengan harga di layar?

Harga di layar adalah transaksi terakhir yang terjadi. Order Anda dicocokkan dengan antrean jual yang tersedia, jadi bisa terisi di harga berbeda — atau tidak terisi sama sekali bila tidak ada penjual di harga yang Anda pasang.

Baca juga

Tulisan ini bersifat informasi dan edukasi pasar modal, bukan saran keuangan maupun ajakan membeli atau menjual efek tertentu. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada Anda.