NerfstockIDX STOCK INTELLIGENCE
MasukDaftar

Saham WMPP — Widodo Makmur Perkasa

Konsumer PrimerRadar Wajar · 12Likuiditas sangat tipis
Rp230,0%per lembar · 1 lot = Rp2.300

Ringkasan WMPP

Widodo Makmur Perkasa (kode WMPP) adalah emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp23 per lembar — tidak berubah dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) berarti Rp2.300.

Dalam 52 minggu terakhir WMPP bergerak antara Rp13 dan Rp52, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (26 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.

Nilai transaksi terakhirnya Rp0,60 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,55×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.

RSI 14 harinya 41,2, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.

Radar Gorengan Nerfstock memberi WMPP skor 12 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Setelah rontok". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.

Angka WMPP selengkapnya

Harga terakhirRp23
Perubahan0,0%
Tertinggi 52 mingguRp52
Terendah 52 mingguRp13
Posisi dalam rentang26/100
RSI 1441,2
Nilai transaksiRp0,60 M
Rasio volume0,55×
MA 5Rp25
MA 20Rp27
MA 60Rp28
Skor Radar Gorengan12/100

Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.

Siapa di belakang WMPP

Pemilik pengendaliTumiyana · 66,94%
Papan pencatatanPemantauan Khusus
Sub sektorMakanan & Minuman
IndustriProduk Makanan Pertanian
Direktur utamaIr. Tumiyana MBA
Komisaris utamaProf. Ali Agus
Saham dipegang pengurus66,945%
Tercatat sejak06/12/2021

Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan WMPP. Emiten ini mencatat 7 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.

Pertanyaan seputar WMPP

Berapa harga saham WMPP hari ini?

Pada pembaruan data terakhir, WMPP berada di Rp23 per lembar, naik 0,00% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp2.300. Data diperbarui tiap hari bursa.

WMPP saham apa?

WMPP adalah kode saham Widodo Makmur Perkasa, emiten sektor konsumer primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Apakah WMPP termasuk saham gorengan?

Radar Gorengan Nerfstock memberi WMPP skor 12 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.

Siapa pemilik saham WMPP?

Pemegang saham pengendali WMPP adalah Tumiyana (66,94%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 66,945%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan WMPP.

WMPP masuk papan apa di BEI?

WMPP tercatat di Papan Pemantauan Khusus — papan tempat BEI menaruh emiten yang memenuhi kriteria tertentu untuk diawasi lebih ketat, misalnya harga sangat rendah, likuiditas tipis, atau kondisi keuangan tertentu. Perdagangan di papan ini punya aturan tambahan, termasuk mekanisme full call auction pada sebagian emitennya.

Berapa nilai transaksi harian WMPP?

Sekitar Rp0,60 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.

Emiten lain di sektor Konsumer Primer

Sebelum membeli WMPP

Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.

Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.