NerfstockIDX STOCK INTELLIGENCE
MasukCoba gratis

Saham SWAT — Sriwahana Adityakarta

Barang BakuRadar Wajar · 12Likuiditas sangat tipis
Rp160,0%per lembar · 1 lot = Rp1.600

Data per · informasi, bukan rekomendasi beli/jual.

Ringkasan SWAT

Sriwahana Adityakarta (kode SWAT) adalah emiten sektor barang baku yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 2 November 2026, harganya Rp16 per lembar — tidak berubah dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) berarti Rp1.600.

Dalam 52 minggu terakhir SWAT bergerak antara Rp14 dan Rp42, sehingga harga sekarang berada dekat titik terendah setahunnya (7 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.

Nilai transaksi terakhirnya Rp0,00 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,00×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika kamu paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang kamu mau.

RSI 14 harinya 32,3, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.

Radar Gorengan Nerfstock memberi SWAT skor 12 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Setelah rontok". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal kamu tetap nyata.

Angka SWAT selengkapnya

Harga terakhirRp16
Perubahan0,0%
Tertinggi 52 mingguRp42
Terendah 52 mingguRp14
Posisi dalam rentang7/100
RSI 1432,3
Nilai transaksiRp0,00 M
Rasio volume0,00×
MA 5Rp17
MA 20Rp21
MA 60Rp25
Skor Radar Gorengan12/100

Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock (data per 2 Nov 2026, 04:03 WIB). Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan. Cara kami mengolah data.

Siapa di belakang SWAT

Pemilik pengendaliPT Sumber Makmur · 78,00%
Papan pencatatanPemantauan Khusus
Sub sektorBarang Baku
IndustriPerhutanan & Kertas
Direktur utamaShio Alim Susanto
Komisaris utamaSri Hetty Turinani
Saham dipegang pengurus0,800%
Tercatat sejak08/06/2018

Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan SWAT. Emiten ini mencatat 1 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.

Pertanyaan seputar SWAT

Berapa harga saham SWAT hari ini?

Pada pembaruan data terakhir, SWAT berada di Rp16 per lembar, naik 0,00% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp1.600. Data diperbarui tiap hari bursa.

SWAT saham apa?

SWAT adalah kode saham Sriwahana Adityakarta, emiten sektor barang baku yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Apakah SWAT termasuk saham gorengan?

Radar Gorengan Nerfstock memberi SWAT skor 12 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.

Siapa pemilik saham SWAT?

Pemegang saham pengendali SWAT adalah PT Sumber Makmur (77,22%) dan SHIO ALIM SUSANTO (0,78%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,800%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan SWAT.

SWAT masuk papan apa di BEI?

SWAT tercatat di Papan Pemantauan Khusus — papan tempat BEI menaruh emiten yang memenuhi kriteria tertentu untuk diawasi lebih ketat, misalnya harga sangat rendah, likuiditas tipis, atau kondisi keuangan tertentu. Perdagangan di papan ini punya aturan tambahan, termasuk mekanisme full call auction pada sebagian emitennya.

Berapa nilai transaksi harian SWAT?

Sekitar Rp0,00 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi kamu bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.

Emiten lain di sektor Barang Baku

Sebelum membeli SWAT

Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.

Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan rekomendasi beli/jual, bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.