Saham SBMA — Surya Biru Murni Acetylene
Ringkasan SBMA
Surya Biru Murni Acetylene (kode SBMA) adalah emiten sektor barang baku yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp124 per lembar — melemah 13,89% dari penutupan sebelumnya di Rp111. Satu lot (100 lembar) berarti Rp12.400.
Dalam 52 minggu terakhir SBMA bergerak antara Rp90 dan Rp155, sehingga harga sekarang berada di tengah rentang setahunnya (52 dari 100). Harganya berada di atas rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren naik.
Nilai transaksi terakhirnya Rp5,36 miliar sehari — tergolong sedang dan jauh di atas rata-rata 20 harinya (rasio 16,72×). Likuiditas sebesar ini umumnya cukup untuk posisi ritel, tetapi belum tentu nyaman untuk posisi besar.
RSI 14 harinya 81,5, berada di wilayah yang biasa disebut overbought — artinya harganya baru saja naik cepat, bukan berarti mahal. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi SBMA skor 12 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Akumulasi sepi". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka SBMA selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang SBMA
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan SBMA. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Pertanyaan seputar SBMA
Berapa harga saham SBMA hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, SBMA berada di Rp124 per lembar, turun 13,89% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp12.400. Data diperbarui tiap hari bursa.
SBMA saham apa?
SBMA adalah kode saham Surya Biru Murni Acetylene, emiten sektor barang baku yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah SBMA termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi SBMA skor 12 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham SBMA?
Pemegang saham pengendali SBMA adalah PT Surya Biru Titilea (62,91%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 3,080%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan SBMA.
SBMA masuk papan apa di BEI?
SBMA tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 08/09/2021.
Berapa nilai transaksi harian SBMA?
Sekitar Rp5,36 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sedang. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Barang Baku
Sebelum membeli SBMA
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.