Saham RBMS — Ristia Bintang Mahkotasejati
Ringkasan RBMS
Ristia Bintang Mahkotasejati (kode RBMS) adalah emiten sektor properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp44 per lembar — tidak berubah dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) berarti Rp4.400.
Dalam 52 minggu terakhir RBMS bergerak antara Rp22 dan Rp85, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (35 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,55 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,46×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 34,5, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi RBMS skor 33 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Setelah rontok". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka RBMS selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang RBMS
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan RBMS. Emiten ini mencatat 5 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan RBMS. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar RBMS
Berapa harga saham RBMS hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, RBMS berada di Rp44 per lembar, naik 0,00% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp4.400. Data diperbarui tiap hari bursa.
RBMS saham apa?
RBMS adalah kode saham Ristia Bintang Mahkotasejati, emiten sektor properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah RBMS termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi RBMS skor 33 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham RBMS?
Pemegang saham pengendali RBMS adalah Richard Wiriahardja (51,88%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,470%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan RBMS.
RBMS masuk papan apa di BEI?
RBMS tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 19/12/1997.
Saham apa lagi yang satu grup dengan RBMS?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan RBMS: NZIA. Penghubungnya Richard Wiriahardja. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian RBMS?
Sekitar Rp0,55 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Properti
Sebelum membeli RBMS
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.