Saham MNCN — Media Nusantara Citra
Ringkasan MNCN
Media Nusantara Citra (kode MNCN) adalah emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp119 per lembar — melemah 0,83% dari penutupan sebelumnya di Rp114. Satu lot (100 lembar) berarti Rp11.900.
Dalam 52 minggu terakhir MNCN bergerak antara Rp110 dan Rp346, sehingga harga sekarang berada dekat titik terendah setahunnya (4 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.
Nilai transaksi terakhirnya Rp3,00 miliar sehari — tergolong tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,27×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 31,1, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi MNCN skor 12 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Setelah rontok". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka MNCN selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang MNCN
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan MNCN. Emiten ini mencatat 12 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 3 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan MNCN. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar MNCN
Berapa harga saham MNCN hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, MNCN berada di Rp119 per lembar, turun 0,83% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp11.900. Data diperbarui tiap hari bursa.
MNCN saham apa?
MNCN adalah kode saham Media Nusantara Citra, emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah MNCN termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi MNCN skor 12 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham MNCN?
Pemegang saham pengendali MNCN adalah PT Global Mediacom Tbk (52,67%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,000%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan MNCN.
MNCN masuk papan apa di BEI?
MNCN tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia, sejak 22/06/2007.
Saham apa lagi yang satu grup dengan MNCN?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada 3 emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan MNCN: IPTV (63,24%), MSIN (7,97%), BABP (7,23%). Penghubungnya PT Global Mediacom Tbk. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian MNCN?
Sekitar Rp3,00 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Non-Primer
Sebelum membeli MNCN
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.