Saham LABS — UBC Medical Indonesia
Ringkasan LABS
UBC Medical Indonesia (kode LABS) adalah emiten sektor kesehatan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp163 per lembar — menguat 3,16% dari penutupan sebelumnya di Rp156. Satu lot (100 lembar) berarti Rp16.300.
Dalam 52 minggu terakhir LABS bergerak antara Rp107 dan Rp260, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (37 dari 100). Harganya berada di atas rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren naik.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,23 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,18×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 48,5, berada di tengah, tanpa dominasi jelas antara kenaikan dan penurunan. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi LABS skor 26 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Emiten ini juga menunjukkan ciri likuiditas semu. Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka LABS selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang LABS
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan LABS. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Satu tangan dengan emiten lain
Ada 1 emiten lain di bursa yang pemegang sahamnya sama dengan LABS. Kalau beberapa di antaranya ada di portofolio Anda sekaligus, risikonya tidak sebaran seperti yang terlihat — ia menumpuk di satu pemilik.
Sumber: laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, plus pengungkapan pemilik manfaat. Bank kustodian, perusahaan efek, dana pensiun, dan reksa dana tidak dihitung sebagai pemilik, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Nama di bawah 5% juga tidak dihitung. Peta lengkapnya ada di Peta Konglomerasi.
Pertanyaan seputar LABS
Berapa harga saham LABS hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, LABS berada di Rp163 per lembar, naik 3,16% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp16.300. Data diperbarui tiap hari bursa.
LABS saham apa?
LABS adalah kode saham UBC Medical Indonesia, emiten sektor kesehatan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah LABS termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi LABS skor 26 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham LABS?
Pemegang saham pengendali LABS adalah PT Optel Investama (72,39%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,000%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan LABS.
LABS masuk papan apa di BEI?
LABS tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 10/07/2024.
Saham apa lagi yang satu grup dengan LABS?
Menurut laporan pemegang saham emiten dan data KSEI, ada satu emiten lain di BEI yang pemegang sahamnya sama dengan LABS: CHEK (60,50%). Penghubungnya antara lain OPTEL INVESTAMA MULIA. Bank kustodian, perusahaan efek, dan dana pensiun tidak dihitung sebagai pemilik di sini, karena saham di rekening mereka milik ribuan kliennya. Ini catatan kepemilikan, bukan penilaian atas emitennya.
Berapa nilai transaksi harian LABS?
Sekitar Rp0,23 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Kesehatan
Sebelum membeli LABS
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.