NerfstockIDX STOCK INTELLIGENCE
MasukDaftar

Saham JAST — Jasnita Telekomindo

InfrastrukturRadar Cermati · 26Likuiditas sangat tipis
Rp800,0%per lembar · 1 lot = Rp8.000

Ringkasan JAST

Jasnita Telekomindo (kode JAST) adalah emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp80 per lembar — tidak berubah dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) berarti Rp8.000.

Dalam 52 minggu terakhir JAST bergerak antara Rp50 dan Rp188, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (22 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.

Nilai transaksi terakhirnya Rp0,09 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,14×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.

RSI 14 harinya 41,4, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.

Radar Gorengan Nerfstock memberi JAST skor 26 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Emiten ini juga menunjukkan ciri likuiditas semu. Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.

Angka JAST selengkapnya

Harga terakhirRp80
Perubahan0,0%
Tertinggi 52 mingguRp188
Terendah 52 mingguRp50
Posisi dalam rentang22/100
RSI 1441,4
Nilai transaksiRp0,09 M
Rasio volume0,14×
MA 5Rp81
MA 20Rp85
MA 60Rp87
Skor Radar Gorengan26/100

Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.

Siapa di belakang JAST

Pemilik pengendaliPT JAST INFOTEK · 20,32%
Papan pencatatanPemantauan Khusus
Sub sektorTelekomunikasi
IndustriJasa Telekomunikasi
Direktur utamaYentoro
Komisaris utamaFariz Hutama Putra
Saham dipegang pengurus4,345%
Tercatat sejak16/05/2019

Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan JAST. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.

Pertanyaan seputar JAST

Berapa harga saham JAST hari ini?

Pada pembaruan data terakhir, JAST berada di Rp80 per lembar, naik 0,00% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp8.000. Data diperbarui tiap hari bursa.

JAST saham apa?

JAST adalah kode saham Jasnita Telekomindo, emiten sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Apakah JAST termasuk saham gorengan?

Radar Gorengan Nerfstock memberi JAST skor 26 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.

Siapa pemilik saham JAST?

Pemegang saham pengendali JAST adalah PT JAST INFOTEK (20,32%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 4,345%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan JAST.

JAST masuk papan apa di BEI?

JAST tercatat di Papan Pemantauan Khusus — papan tempat BEI menaruh emiten yang memenuhi kriteria tertentu untuk diawasi lebih ketat, misalnya harga sangat rendah, likuiditas tipis, atau kondisi keuangan tertentu. Perdagangan di papan ini punya aturan tambahan, termasuk mekanisme full call auction pada sebagian emitennya.

Berapa nilai transaksi harian JAST?

Sekitar Rp0,09 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.

Emiten lain di sektor Infrastruktur

Sebelum membeli JAST

Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.

Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.