Saham HRTA — Hartadinata Abadi
Ringkasan HRTA
Hartadinata Abadi (kode HRTA) adalah emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp2.040 per lembar — menguat 1,49% dari penutupan sebelumnya di Rp2.070. Satu lot (100 lembar) berarti Rp204.000.
Dalam 52 minggu terakhir HRTA bergerak antara Rp312 dan Rp3.440, sehingga harga sekarang berada di tengah rentang setahunnya (55 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.
Nilai transaksi terakhirnya Rp20,60 miliar sehari — tergolong tebal dan sebanding dengan rata-rata 20 harinya (rasio 1,21×). Likuiditas sebesar ini membuat masuk dan keluar posisi relatif mudah tanpa menggeser harga.
RSI 14 harinya 39,3, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi HRTA skor 13 dari 100 (pergerakannya tidak menunjukkan ciri saham gorengan yang menonjol), dengan fase "Tenang". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka HRTA selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang HRTA
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan HRTA. Emiten ini mencatat 2 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Pertanyaan seputar HRTA
Berapa harga saham HRTA hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, HRTA berada di Rp2.040 per lembar, naik 1,49% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp204.000. Data diperbarui tiap hari bursa.
HRTA saham apa?
HRTA adalah kode saham Hartadinata Abadi, emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah HRTA termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi HRTA skor 13 dari 100 dengan label Wajar. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham HRTA?
Pemegang saham pengendali HRTA adalah PT TERANG ANUGRAH (71,05%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,550%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan HRTA.
HRTA masuk papan apa di BEI?
HRTA tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia, sejak 21/06/2017.
Berapa nilai transaksi harian HRTA?
Sekitar Rp20,60 miliar per hari pada data terakhir, tergolong tebal. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Non-Primer
Sebelum membeli HRTA
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.