NerfstockIDX STOCK INTELLIGENCE
MasukDaftar

Saham HDIT — Hensel Davest Indonesia

TeknologiRadar Cermati · 24Likuiditas sangat tipis
Rp39+2,6%per lembar · 1 lot = Rp3.900

Ringkasan HDIT

Hensel Davest Indonesia (kode HDIT) adalah emiten sektor teknologi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp39 per lembar — menguat 2,63% dari penutupan sebelumnya di Rp37. Satu lot (100 lembar) berarti Rp3.900.

Dalam 52 minggu terakhir HDIT bergerak antara Rp13 dan Rp111, sehingga harga sekarang berada di paruh bawah rentang setahunnya (27 dari 100). Harganya di bawah sebagian besar rata-rata bergeraknya, dengan satu rata-rata masih tertembus ke atas.

Nilai transaksi terakhirnya Rp0,72 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan sebanding dengan rata-rata 20 harinya (rasio 1,09×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.

RSI 14 harinya 32,4, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.

Radar Gorengan Nerfstock memberi HDIT skor 24 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Setelah rontok". Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.

Angka HDIT selengkapnya

Harga terakhirRp39
Perubahan+2,6%
Tertinggi 52 mingguRp111
Terendah 52 mingguRp13
Posisi dalam rentang27/100
RSI 1432,4
Nilai transaksiRp0,72 M
Rasio volume1,09×
MA 5Rp39
MA 20Rp43
MA 60Rp48
Skor Radar Gorengan24/100

Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.

Siapa di belakang HDIT

Pemilik pengendaliPT. Davest Investama · 52,25%
Papan pencatatanPemantauan Khusus
Sub sektorPerangkat Lunak & Jasa TI
IndustriAplikasi & Jasa Internet
Direktur utamaKresnal Pangaroan
Komisaris utamaSantih
Saham dipegang pengurus0,000%
Tercatat sejak12/07/2019

Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan HDIT. Emiten ini mencatat 4 anak usaha. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.

Pertanyaan seputar HDIT

Berapa harga saham HDIT hari ini?

Pada pembaruan data terakhir, HDIT berada di Rp39 per lembar, naik 2,63% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp3.900. Data diperbarui tiap hari bursa.

HDIT saham apa?

HDIT adalah kode saham Hensel Davest Indonesia, emiten sektor teknologi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Apakah HDIT termasuk saham gorengan?

Radar Gorengan Nerfstock memberi HDIT skor 24 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.

Siapa pemilik saham HDIT?

Pemegang saham pengendali HDIT adalah PT. Davest Investama (52,25%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 0,000%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan HDIT.

HDIT masuk papan apa di BEI?

HDIT tercatat di Papan Pemantauan Khusus — papan tempat BEI menaruh emiten yang memenuhi kriteria tertentu untuk diawasi lebih ketat, misalnya harga sangat rendah, likuiditas tipis, atau kondisi keuangan tertentu. Perdagangan di papan ini punya aturan tambahan, termasuk mekanisme full call auction pada sebagian emitennya.

Berapa nilai transaksi harian HDIT?

Sekitar Rp0,72 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.

Emiten lain di sektor Teknologi

Sebelum membeli HDIT

Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.

Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.