Saham ACRO — Samcro Hyosung Adilestari
Ringkasan ACRO
Samcro Hyosung Adilestari (kode ACRO) adalah emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pada data terakhir 14 Oktober 2026, harganya Rp51 per lembar — tidak berubah dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) berarti Rp5.100.
Dalam 52 minggu terakhir ACRO bergerak antara Rp42 dan Rp131, sehingga harga sekarang berada dekat titik terendah setahunnya (10 dari 100). Harganya berada di bawah rata-rata 5, 20, maupun 60 hari — susunan yang biasa disebut tren turun.
Nilai transaksi terakhirnya Rp0,13 miliar sehari — tergolong sangat tipis dan di bawah rata-rata 20 harinya (rasio 0,12×). Pada nilai transaksi setipis ini, keluar dari posisi bisa sulit persis ketika Anda paling ingin keluar — batas rugi yang direncanakan belum tentu bisa dieksekusi di harga yang Anda mau.
RSI 14 harinya 36,7, condong ke sisi bawah, menandakan penurunan belakangan ini lebih besar daripada kenaikannya. RSI mengukur kecepatan pergerakan harga, bukan nilai perusahaannya.
Radar Gorengan Nerfstock memberi ACRO skor 26 dari 100 (ada satu-dua ciri yang layak dicermati, meski belum membentuk pola yang kuat), dengan fase "Tenang". Emiten ini juga menunjukkan ciri likuiditas semu. Skor ini menandai pola, bukan niat: skor tinggi tidak berarti ada yang dimanipulasi, tetapi risikonya terhadap modal Anda tetap nyata.
Angka ACRO selengkapnya
Sumber: data pasar Bursa Efek Indonesia, diperbarui tiap hari bursa oleh pengolahan data Nerfstock. Angka di halaman ini bersifat informasi, bukan saran keuangan.
Siapa di belakang ACRO
Sumber: laporan profil perusahaan dan komposisi pemegang saham bulanan ACRO. Ke tangan siapa saham ini sedang berpindah — dan apakah mesin Nerfstock mau menyentuhnya — dibedah di dalam aplikasi.
Pertanyaan seputar ACRO
Berapa harga saham ACRO hari ini?
Pada pembaruan data terakhir, ACRO berada di Rp51 per lembar, naik 0,00% dari penutupan sebelumnya. Satu lot (100 lembar) setara Rp5.100. Data diperbarui tiap hari bursa.
ACRO saham apa?
ACRO adalah kode saham Samcro Hyosung Adilestari, emiten sektor konsumer non-primer yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Apakah ACRO termasuk saham gorengan?
Radar Gorengan Nerfstock memberi ACRO skor 26 dari 100 dengan label Cermati. Skor menandai pola pergerakan, bukan niat siapa pun, dan bukan tuduhan manipulasi.
Siapa pemilik saham ACRO?
Pemegang saham pengendali ACRO adalah Chung Tae Sung (78,40%), sementara direksi dan komisarisnya sendiri memegang 78,400%. Angka ini dari laporan komposisi pemegang saham bulanan ACRO.
ACRO masuk papan apa di BEI?
ACRO tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, sejak 11/01/2024.
Berapa nilai transaksi harian ACRO?
Sekitar Rp0,13 miliar per hari pada data terakhir, tergolong sangat tipis. Likuiditas menentukan apakah batas rugi Anda bisa dieksekusi pada harga yang direncanakan.
Emiten lain di sektor Konsumer Non-Primer
Sebelum membeli ACRO
Tiga bacaan singkat yang menentukan hasil lebih besar daripada pilihan emitennya sendiri: cara menghitung ukuran posisi, cara menentukan batas rugi, dan ciri saham gorengan.
Halaman ini menyajikan data pasar dan penilaian otomatis untuk keperluan informasi dan edukasi. Bukan saran keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.